Tuesday, December 20, 2016

Rahasia Kapal Hantu by Unno Juusa Eps. Goresan Misterius



Goresan Misterius
          “Apa jangan-jangan mereka saling bertikai di saat kapal sedang berlabuh karena tertimpa musibah, lalu saling bunuh seperti ini?” salah seorang awak kapal mencoba menjelaskan logika kejadian ini. Memang alasan yang masuk akal, sih. Tapi Kapten segera membantahnya.
            “Bukan. Mungkin bukan begitu.”
            “Tapi hanya itu alasan yang masuk akal mengenai kejadian ini, kan?”
            “Tidak mungkin begitu. Pertama, aku yakin rekan kita tidak akan mungkin saling bunuh sekejam ini. Kedua, kalo memang mereka berbuat begitu, tidak mungkin kan mereka membunuh sampai hanya menyisakan tulang-tulang seperti ini? Ditambah lagi kejadian ini entah kemarin atau hari ini.” Mata Kapten fokus menatap keadaan sekoci. Bagaimana pun kerasnya mereka bertikai, tidak mungkin hanya dalam waktu semalam awak kapal berjumlah sekitar dua puluhan di sekoci nomer dua ini tidak tersisa satu pun. Parahnya lagi, yang tersisa hanyalah tulang belulang tangan dan kaki yang berserakan!
            Perasaan Kapten sekarang ini, dadanya seperti ditusuk pedang yang dingin. Para awak kapal pun mendadak terdiam. Semakin dilihat semakin mengerikan sampai rasanya ingin memalingkan muka. Apa yang sebenarnya telah terjadi pada rekan-rekan sejawatannya ini?! Mereka memang tidak tahu apa yang terjadi, tapi mereka juga tidak tahu apakah kejadian tewasnya para awak kapal sekoci nomer dua ini, akan terjadi juga di sekoci nomer satu?
            Kepala komunikasi Furuya daritadi terdiam menatap kondisi mengenaskan sekoci nomer dua. Ia sedang memikirkan macam-macam—terutama keadaan teknisi bawahannya Maruo yang ikut di sekoci dua itu. Apa mungkin pemuda cerdas itu juga telah tewas seperti yang lain? Apa jangan-jangan pergelangan tangan buntung yang tergeletak disana, punya Maruo yang tidak sempat mengirim kode morse?
            Mata Furuya tidak bisa lepas dari sepotong pergelangan tangan yang membuat hatinya miris saking kepikiran hal tadi. Pak Furuya memanggil seseorang saat melihat pergelangan tangan itu ternyata seperti menggenggam sesuatu.
            “Hei!” Pak Furuya meminjam sebuah dayung lalu pelan-pelan mengambil potongan pergelangan tangan yang membuatnya kepikiran itu diantara lautan darah di sekoci dua. Ia mengambil pergelangan tangan dari dayung.
            “Sudah kuduga!” seru Pak Furuya dengan mata berbinar ke arah Kapten Saeki.
            “Kapten! Coba liat ini! Tangan ini menggenggam semacam surat.”
            “Oh, ya? Berikan padaku!”
            Furuya bersama dua orang awak kapal menyerahkan surat yang digenggam tangan buntung itu ke Kapten. Sudah pasti itu surat. Surat itu pasti ditulis buru-buru diatas kertas sobekan dari notes. Sebenarnya apa sih yang tertulis di surat sampai tangan itu menggenggam kuat suratnya?
            “Oh! Ini tulisan tangan Maruo!” kata Kapten dengan nada terkejut.
            “Hmm...disini tertulis sesuatu yang gawat. Begini tulisannya : Jangan dekati kapal hantu. Kami.... ah! Sayang sekali! Suratnya tersobek sebagian! Tapi, masih ada lanjutannya. Seperti ini : dia lebih menakutkan daripada manusia. Ah, sial! Lagi-lagi terpotong!”
            Jangan dekati kapal hantu, kami.....? dia lebih menakutkan daripada manusia....? Beginilah kira-kira isi surat teknisi Maruo.
            “Aku sama sekali nggak ngerti apa maksudnya, tapi yang ku tangkap dari surat itu, kita jangan dekati kapal hantu. Mungkin disana ada makhluk yang lebih mengerikan dari pada manusia. Pasti, Maruo bermaksud menyelamatkan kita sampai harus jadi seperti ini. Dia benar-benar pria sejati.” Kapten menunjukkan rasa kagumnya untuk Maruo. Beliau juga kagum pada dua puluh tiga awak kapalnya. Namun hal ini membuat dua puluh empat orang yang tersisa ini menyisakan rasa takut yang sangat dalam. Sebenarnya apa maksud dari kata-kata “dia lebih menakutkan dari manusia” itu? Apa mungkin maksudnya hantu karena tadi disebutkan soal kapal hantu? Tidak tidak! Tidak ada yang namanya hantu di dunia ini. Lagipula, mana mungkin hantu bisa menggunakan alat komunikasi?
            Tapi....kalo melihat pemandangan super mistis ini....cuma hantu hebat saja lah yang paling bisa melakukan ini semua.

-BERSAMBUNG-

2 comments: