Penyelidikan Bagian
Dalam Kapal
Dengan cepat,
mereka berhasil menumbangkan empat-lima singa dan harimau. Sisanya kabur ke
berbagai tempat. Setelah memastikan tak ada hewan buas itu lagi, para awak
kapal yang ada di atas tiang turun satu persatu. Mereka semua teriak-teriak
terharu dan langsung menghampiri tempat persembunyian Kaitani dan Pak Furuya.
“Terimakasih! Terimakasih!”
“Makasihnya nanti aja.
Sekarang cepat kalian bawa pistol ini, lalu kita kembali masuk ke bagian dalam
kapal ini. Yang kalian bawa hanya senapan dan peluru.”
Masing-masing menerima
pistol dan peluru yang banyak untuk melindungi diri mereka.
“Nah, ayo kita mulai
berburu.”
“Tunggu tunggu! Tidak
semuanya pergi ke tempat yang sama. Aku akan membagi tim berburu ini jadi dua. Salah
satu dari tim ini, ikut aku untuk menyelidiki bagian dalam kapal!” Pak Furuya
menunjuk Kaitani sebagai wakil ketua penyidik lalu pergi duluan bersama tiga
orang awak yang ditunjuknya. Sebenarnya ada hal yang daritadi dipikirkan Pak
Furuya. Sinyal misterius yang diterimanya saat kapal Wajima Maru berlayar.
Apakah kapal hantu ini yang mengirimkan sinyal misterius itu? Apa
torpedo-torpedo itu memang perbuatan kapal hantu ini? Kalo memang benar begitu,
kenapa Wajima Maru harus ditenggelamkan? Selain itu, ia juga ingin memastikan
apakah benar si teknisi komunikasi Maruo itu benar-benar sudah mati atau belum.
Selama hal ini belum jelas, misteri kapal hantu belum cukup terungkap. Tapi
bukan berarti juga sudah memastikan motif kasus kecelakaan kapal Wajima Maru.
Pertama-tama, Pak Furuya dan Kaitani masuk ke ruang komunikasi. Disini juga
nggak ada orang, alat komunikasi di dalam ruangan juga rusak parah. Kertas-kertas
data bertebaran dimana-mana.
“Ruangan ini berantakan
sekali, yaa.”Alis Kaitani mengerut.
“Iya, ini terlalu kejam.”
Pak Furuya mengambil kertas-kertas data yang bertebaran.
“Anda sedang mencari apa?”
“Aku mencari dokumen data
komunikasi. Aku harus memastikan apakah sinyal SOS itu berasal dari kapal hantu
ini atau bukan.”Sebentar saja, Pak Furuya sudah mengambil semua dokumen data
penting itu.
“Aku sudah mengumpulkan
semuanya, tapi tidak ada selembar pun data SOS itu. Tidak hanya itu, kapal ini
tidak mengirimkan sinyal selama dua hari dihitung dari hari ini!”
“Sama sekali tidak
mengirimkan sinyal selama dua hari?!”
“Berarti, teknisi
komunikasi kapal ini sudah dua hari tidak berada di ruangan ini. Bisa
dipastikan bahwa dua hari yang lalu telah terjadi kasus besar di kapal ini.”
“Apa jangan-jangan,
teknisi komunikasi itu juga udah dimangsa oleh binatang buas ya?”
Pak Furuya menaruh simpati
yang dalam terhadap nasib miris dan menyedihkan teknisi komunikasi di kapal ini
yang berprofesi sama dengannya.
“Pak kepala, coba liat
itu! Ada semacam lampu kecil warna merah yang berkedip-kedip!”
“Mana?! Dimana?!” dengan
ekspresi kaget, Pak Furuya melihat ke arah yang ditunjukan Kaitani. Memang ada
lampu pencari berkedip-kedip warna merah di atas papan panel mesin komunikasi
yang rusak dan terjatuh di lantai.
“Lho?
Berarti masih ada orang yang hidup di kapal ini, dong?!”-BERSAMBUNG-
No comments:
Post a Comment