Thursday, March 16, 2017

Penjelajahan Negeri Ajaib by Unno Juusa Act. 13


Manusia akan Terbang

            “Bagaimana? Dunia tanpa gravitasi menarik, kan?” Entah sejak kapan Profesor Polder berbalik ke belakang dari kursi kokpit untuk memanggil Hitomi dan Tousuke.

            “Ah! Kau si Janggut panjang! Tadi profesor menyamar jadi si janggut panjang, ya.”

            “Hahaha....ketauan, ya.”

            “Aku tidak pernah liat Si janggut panjang.”

            “Hahaha...aku lebih bagus kalo tanpa janggut ya. Sekarang aku ingin bertanya pada kalian berdua. Dunia yang tadi kita kunjungi telah terjadi suatu insiden di dalam pesawat ruang angkasa kan. Tapi kalo seandainya hal seperti tadi terjadi di bumi, apa yang akan terjadi?”

            “Maksudmu kalau seandainya saat manusia beraktivitas di muka bumi, tiba-tiba gravitasinya menghilang, apa yang akan terjadi? Gitu maksudnya?”

            “Iya. Apa yang akan terjadi?”

            “Aku mengerti. Kita jadi bisa terbang seperti burung. Terus, bisa tidur siang di atas langit tanpa perlu tempat tidur gantung. Pasti menyenangkan!”

            “Aku rasa air laut akan naik ke daratan. Air laut itu akan terbang ke langit seperti awan. Hebatnyaa! Singa Afrika juga akan terbang ke langit dan bisa datang ke Jepang. Iya kan, Profesor Polder?”

            “Tidak, bahkan lebih hebat dari itu. Lihat itu. Pemandangan saat bumi tidak memiliki gravitasi akan terpantulkan di layar mesin waktu ini. Lihat! Di permukaan bumi yang bulat mulai terjadi hal yang gawat.” Pada layar di atas tembok yang ditunjuk profesor, terpancar belahan bumi bagian utara. Permukaannya membengkok. Benda-benda melayang naik dari permukaan tanah. Setelah diliat baik-baik, ternyata rumah! Jembatan! Lalu yang kecil itu mobil! Bentuknya panjang seperti ulat itu kereta! Benda-benda seperti sampah mulai keliatan melayang dari muka bumi. Ternyata itu kumpulan manusia!

            “Coba liat! Kota-kota besar sekarang sedang hancur. Para penduduknya terangkat dari permukaan bumi.”

            “Kenapa manusia dan gedung-gedung terbang semakin tinggi begitu? Ini terlalu dahsyat, kan?”

            “Bukan terlalu dahsyat tapi memang akan seperti ini jadinya. Kecepatan bumi berputar sekitar tiga puluh kilometer per detik. Dengan adanya gravitasi, bumi berevolusi dengan kecepatan tadi dengan manusia dan gedung yang berdiri di permukaan bumi. Tapi, jika bumi kehilangan gravitasinya, maka seperti yang kalian lihat tadi. Manusia dan gedung akan terangkat ke langit. Lalu manusia, binatang dan tumbuhan pun akan mati.”

            “Itu gawat sekali! Aku tidak mau bumi jadi kehilangan gravitasinya.”
            “Hahaha...kalian tidak usah khawatir bumi bakal kehilangan gravitasi. Tapi saat manusia menemukan alat untuk mengurangi gravitasi, dan pada akhirnya digunakan secara berlebihan, mungkin kejadian tadi akan bernar-benar terjadi. Maka dari itu, kalian harus hati-hati.” Profesor memberi nasihat serius kepada mereka.

-BERSAMBUNG-

No comments:

Post a Comment